Nov 23

Kadang saya bingung, kenapa ya seseorang bisa berubah drastis, dari mencintai seseorang tiba-tiba membenci orang yang dicintainya tersebut. Kenapa ya ada orang yang sangat mencintai pasangannya, dan tiba-tiba bisa begitu membencinya ketika pasangannya memutuskan hubungan mereka, atau pasangannya berbuat kesalahan yang sebenarnya adalah kesalahan yang sepele? Apakah batas cinta dan benci memang sedemikian tipisnya? Padahal cinta dan benci adalah sesuatu yang sangat bertolak belakang.

Kemarin saya menonton Arsenal, tim sepak bola kesayangan saya bermain. Pertandingannya disiarkan secara langsung, Arsenal vs Manchester City. Hasilnya? Arsenal kalah 0-3 dari Manchester City. Namun, bukan kekalahan itu yang akan saya bahas, tapi respon saya atas kekalahan “tim kesayangan saya” tersebut. Di akhir pertandingan, saya lebih cenderung menyalahkan dan menjatuhkan tim kesayangan saya tersebut, daripada memberikan support untuk membantunya bangkit. Apakah itu adalah respon kekecewaan saya? Mungkin, tapi saya tahu respon ini bukanlah untuk membangun Arsenal agar lebih baik lagi. Lalu, kenapa saya bisa begitu mudah “menjatuhkan”, meskipun hanya sesaat, tim kesayangan saya tersebut.

Saya lalu berpikir, kenapa saya mengharapkan Arsenal menang? Apakah itu untuk kebahagiaan “tim Arsenal” itu? Atau untuk kebahagiaan saya? Yah, secara jujur, saya mengharapkan Arsenal menang untuk kebahagiaan saya, yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Jadi, kalau Arsenal kalah, maka Arsenal telah merenggut “kebahagiaan saya” tersebut. Maka, sebagai respon, saya menghibur diri saya dengan “menjatuhkan” Arsenal yang tidak memberikan saya kebahagiaan.

Dari peristiwa itu, saya mulai berpikir hal yang saya angkat di awal tulisan. Kenapa orang bisa membenci orang yang dicintainya? Jawaban saya adalah, karena orang tersebut tidak mencintai dengan tulus (dan memang sangat sulit untuk mencintai dengan tulus). Dia mencintai seseorang karena orang tersebut memberikan kebahagiaan kepadanya. Maka, ketika orang tersebut tidak lagi memberikan kebahagiaan, dia berhenti mencintai orang tersebut. Pada kasus ekstrem, dia malah berbalik membencinya. 

Berhati-hatilah jika kamu terlalu mencintai seseorang sampai kamu menginginkannya jadi milikmu. Kemungkinan besar, ketika kamu telah merasa dia menjadi milikmu dan tiba-tiba dia tidak lagi menjadi milikmu, kamu akan berhenti mencintai dia. Mengasihi seseorang dengan tulus adalah mengasihi untuk membuat dia bahagia, dan kebahagiaan dia yang menjadi kebahagiaan kita. Bagaimana jika dia tidak membuat kita bahagia? Jika kasih tersebut tulus, sepanjang dia dapat bahagia, meskipun kita tidak bahagia, kita akan tetap mengasihi dia. Inilah kasih yang tulus, yang sangat jarang ditemui oleh manusia. Namun, Tuhan telah menunjukkan kasih-Nya yang tulus kepada kita.

“Kasihilah manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri”. Ternyata perintah ini sulit sekali dilakukan, karena kita terlalu mengasihi diri kita sendiri. Namun, marilah kita bersama-sama berusaha untuk saling mengasihi satu sama lain, dengan tulus.

      
Nov 23

Bye, Lono

Posted by lenidisini

Lono, he is my first bunny..

Lono Bunny

White, cute, and lively!  I’ve taken care of him for about 3 months..

And a week ago, me and my brother washed him. Although, we’ve heard that a bunny shouldn’t be washed, but we ignored that, coz we also find some articles in the internet on how to wash a bunny..

We just wanna look Lono on his best performance.. a well-groomed white bunny!

But, hiks.. this morning, my mother found Lono died! Oh Allah, i feel gulity to look that..

Lono, we’re so sorry, sorry, sorry..

Bye-bye Lono..

~ At least, we get an important point here: we won’t wash our others bunny, Odor and Rexy. Yeah, just follow the common instruction from the experts

Nov 22

Starting for a Healthy Life..

Posted by akeminissa

Akhir-akhir ini saya lagi kerajingan makan yoghurt,beras merah dan minuman teh hijau..berawal dari sebuah artikel yang saya baca dari sebuah majalah remaja(Go Girl..boleh pinjem dari temen ..isinya kebanyakan fashion gak penting wkwkwkwk!!) Dulu waktu saya kecil, Ibu sering membuat yoghurt di rumah, rasanya sih emang agak2 asem tapi supaya enak biasanya ditambahin susu coklat atau madu. Tapi sekarang [...]
Nov 22

Di Balik sebuah Undangan

Posted by agungfirmansyah


Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

sepasang-cintaWarnanya biru. Tertulis “Anis & Kusno”, catatan kakinya “QS Ar Rum:21″. Yup, apalagi kalau bukan undangan pernikahan. Jangan salah sangka dulu. Saya tidak belum berencana menulis tutorial “Tahap-tahap Melaksanakan Pernikahan” :grin: .

Undangan itu dari Mba’ Anis, buat saya. Mba’ Anis bukan teman main gundu saat saya kecil. Bukan juga teman sekelas waktu SMA. Singkat cerita, saya bukan siapa-siapanya Mba’ Anis. Kami saling kenal hanya karena saya sering numpang makan gratis di warungnya.

Bagi saya, ini undangan bukan sembarang undangan.  Mba’ Anis sudi mengundang saya, si bukan siapa-siapa, ke acara yang sangat istimewa bagi dia. She acknowledges my existence. Itu yang membuat undangan ini istimewa.

Nah, sesuai didikan Rosulullah  Muhammad SAW, tentang hak seorang muslim terhadap muslim lainnya, maka saya penuhi undangan. Saya datang dengan penampilan terbaik, pakaian rapi, se-elegan mungkin, bukan hanya untuk menghormati diri saya sendiri di depan para tamu lainnya, tapi juga untuk menghormati orang yang mau mengakui keberadaan saya. Pokoknya hari itu saya ganteng banget deh (tidak jauh beda dari biasanya kok :cool: ).

Karena dalam kaidah orang Jawa makan sambil bicara itu tidak sopan, maka saya tidak membuka pembicaraan dengan tamu lain saat kami  menyantap berbagai menu prasmanan. Iseng-iseng daripada makan sambil bengong, mending makan sambil mikir. Mencoba mengingat apa saja hak seorang muslim terhadap muslim lainnya dan kenapa itu dijadikan hak.

Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada 6 (saya lupa kalimat asli hadistnya):

1. Kalau bertemu, berilah salam.
2. Kalau diundang, ya datanglah.
3. Kalau dimintai nasihat, beri nasihat yang baik.
4. Kalau mendengar seorang muslim bersin lantas dia memuji Allah, maka kita mendo’akannya.
5. Kalau saudara kita sakit, kita jenguk.
6. Kalau ada yang meninggal, kita ikut mengantar jenazahnya.

Hadist ini riwayatkan oleh Imam Turmudzi (kadang disebut Tirmidzi atau Turmidzi) dan Imam Muslim (ada yang tahu kalimat aslinya? Please…)


Mengapa dijadikan hak?

Iseng-iseng lagi, saya mikir mengapa 6 hal itu dijadikan hak? Setelah berpikir keras (sambil makan prasmanan :grin: ), alhamdulillah nemu salah satu jawaban. Ternyata simpel. Dengan 6 poin tadi, Rosulullah SAW mengajarkan pada kita untuk menghargai keberadaan orang lain. Ilmu yang simpel dengan nilai hikmah yang luar biasa :grin: .

Kalau ketemu disapa dan diberi salam, kalau sakit dijenguk, kalau diundang datang, kalau bersin dido’akan adalah bentuk bahwa kita mengakui keberadaan orang lain. Mengakui bahwa mereka ada. Mengakui bahwa mereka punya peran penting bagi kita.

Bahkan setelah meninggal pun, kita diajari untuk menghormati keberadaan si jenazah. Dianggap ada itu nikmat yang luar biasa bukan? Dan dianggap tidak ada itu jauh lebih sakit daripada dibenci, betul?

Sungguh nilai yang luar biasa besar yang terkandung dalam hadist yang sederhana. Memang ilmu Allah itu ada di mana-mana. Di balik undangan pernikahan pun ada. Sampai-sampai tinta sebanyak 7 lautan pun tidak akan cukup menuliskan ilmu Allah yang penuh hikmah.

Nah, kalau begitu, ayo kita rame-rame “acknowledge every body’e existence”. Hargai keberadaan mereka dan tunjukkan kalau setiap orang penting bagi kita :grin: . Mari kita laksanakan 6 hak saudara kita terhadap diri kita :razz: .

      
Nov 22

Keutamaan Ikhlas dan Ilmu

Posted by akeminissa

Sore-sore sambil ngerjain tugas dengerin Radio Dakta 107.00 FM eh ada materi dari Ustadz yang menarik banget untuk dibikin summary… semoga bisa bermanfaat untuk yang membacanya(FYI tausyiah di Radio Dakta bagus2 lho.. Setiap Pagi mulai jam 5 dan setiap sore mulai jam 16)!! Materinya tentang Keutamaan Ikhlas dan Ilmu Syarat sebuah amalan adalah harus dibarengi dengan ikhlas dan [...]
Nov 22

Yang setia menemani

Posted by ginanjarck

Aku terduduk diam memandangi benda-benda di sekelilingku. Aku cermati dan renungi. Benda-benda yang sering aku gunakan, yang senantiasa setia menemani hari-hariku, ikut kemana pun aku pergi. Menurutku, mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik untukku.

Aku pandangi alat komunikasiku, handphone Sony Ericsson K700i. HP pertama yang ingin kumiliki dan akhirnya benar-benar kumiliki. Sudah 3 tahun lebih Si Abu-abu ini berpindah tangan dari penjualnya ke tanganku, semenjak Bapak membelinya pasca kelulusanku dari SMU. Dia seolah menghapus jarak dan waktu antara aku dengan keluarga, teman-teman, kerabat, atau siapa pun yang aku hendak berhubungan dengannya. Dia seolah asisten pribadi yang mencatat agendaku, jadwal kegiatanku, janji-janjiku dengan orang lain. Dia bahkan tidak sekedar mencatat, tapi juga berbunyi mengingatkanku akan agenda-agendaku. Dia mencatat nama-nama orang, nomor kontak mereka, email mereka, sehingga memudahkanku ketika ingin berhubungan dengan mereka. Dia menghiburku ketika aku sedang penat, dengan permainan-permainan, radio, dan lagu-lagu yang terinstal di dalam tubuhnya. Dia pun membantuku merekam apa yang kulihat, merekam peristiwa-peristiwa indah dan penting dalam hidupku. Pasti ada sesuatu yang hilang jika sehari saja aku lupa membawanya dalam sakuku. Dia benar-benar setia menemani hari-hariku.

Pandanganku beralih ke motor tuaku, Honda Astrea Grand berwarna hitam keluaran tahun 1998. Sudah hampir 1,5 tahun motor ini menemaniku, semenjak Bapak membelinya Juni tahun lalu. Meskipun tidak bisa dikatakan muda lagi, namun motor ini masih berada dalam kondisi baik dan selalu siap mengantar ke tempat mana pun yang ingin aku singgahi. Dia mengantarku ke tempat aku menuntut ilmu di sebuah kampus ternama di Indonesia, dia mengantarku ke tempat aku mencari tambahan uang saku, dia mengantarku ke tempat-tempat majelis ilmu, dia mengantarku tanpa pernah mengeluh. Bahkan dia pernah menempuh jarak yang cukup jauh apalagi untuk motor seusianya, hanya demi mengantarku ke Anyer kemudian kembali lagi ke Depok. Dengan gagahnya dia mengarungi jalanan panjang berdebu, melintasi pesisir Tangerang, Serang, Cilegon. Tidak ada masalah yang terjadi. Dia memang setia menemani hari-hariku.

Kini aku pandangi HP Esia hitam yang belum genap satu tahun menemaniku. Meski demikian, dia telah banyak memberikan manfaatnya bagiku. Semenjak kehadirannya, kusadari aku semakin jarang mengisi pulsa GSM untuk Si Abu-abu. Sistem pembayarannya yang pasca bayar membuatku tak ragu menggunakannya untuk menelpon orang lain. Dia seolah asisten pribadi kedua setelah Si Abu-abu. Dia juga mencatat agenda-agendaku, membantuku mengingat nama-nama orang yang aku kenal beserta nomor kontak mereka. Dengan Si Abu-abu, mereka saling bahu-membahu memudahkan urusanku. Dia setia menemani hari-hariku.

Tapi sebentar, aku berpikir sejenak. Mereka tidak benar-benar setia menemaniku. Si Hitam Honda sekali waktu pernah sakit dan ngambek. Membuatku harus mengantarnya ke “rumah sakit” langganan dengan berjalan kaki demi mendapat perawatan lebih lanjut. Hampir satu pekan dia sakit, dan hampir satu pekan pula dia menelantarkanku. Tak ada lagi dia yang mangantarku ke kampus, tak ada lagi dia yang mangantarku ke tempat aku mencari uang saku tambahan. Dibiarkannya aku berjalan kaki. Dia pun pamrih. Tak mau dia menemaniku jika aku tak memberinya minum, jika aku tak memberinya tenaga.

Si Abu-abu pernah tak ada saat aku membutuhkannya. Saat aku butuh komunikasi dengan teman-teman, dia enggan melayani. Dia seolah hendak memutuskan hubunganku dengan teman-temanku jika aku terlambat mengisinya pulsa. Terlebih jika aku lupa mengisi tenaganya, maka benar-benar putuslah sudah semuanya. Jika sudah demikian, maka dia tak ada bedanya dengan hape-hapean milik adikku. Si Hitam Esia pun setali tiga uang. Mereka berdua pamrih, tidak mau menemani jika mereka tak mendapatkan sesuatu.

Lalu adakah yang benar-benar setia menemani, tanpa pernah sakit, tanpa pernah pamrih, tanpa pernah istirahat, tanpa pernah lelah? Ya, jawabannya ada. Dialah Allah Yang Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui segala sesuatu. Yang Maha Pengasih, Yang Maha Menyayangi, Yang Maha Suci, Yang Maha Memberikan Keselamatan, Yang Maha Perkasa. Yang Menciptakan langit dan bumi, Yang Mengatur alam semesta agar bergulir sebagai mana mestinya. Yang tak pernah sakit, Yang tak pernah pamrih, Yang tak pernah istirahat, Yang tak pernah lelah, Yang tak pernah tidur. Ya, Dialah Allah Yang Maha Dekat.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS: Al Baqarah ayat 186)

Pertanyaan tentang yang setia menemani telah terjawab sudah. Timbul satu pertanyaan lagi, sudahkah kita merasa ditemani?

Nov 22

Re;take

Posted by This is Supposed to be a Very Very Long Livejournal Page Title

Just re-took this test...

INTP

mostly the same results as the original... meh...
Nov 21

Lega

Posted by lenidisini

Sudah dua minggu gak bertemu..

Di-sms juga enggak, jadi hampa banget rasanya.

Jadi berpikiran macem-macem. Apakah saya terlalu muda sehingga tidak dirasakan ‘keberadaannya’?

Mau nanya gak enak..

Tapi, akhirnya hari ini memberanikan diri untuk nanya..

Karena udah kangen :-)

Dan, alhamdulillah ternyata prasangka saya salah..

Jadi lega ^.^

Semoga minggu depan bisa berkumpul lagi..

Nov 21

pusing…

Posted by perfectniji

sudah semakin stress...
semakin mendekati deadline... makin sakit2an juga...
gawat neh... soal KP mah yakin sls... tapi soal TA kok gue gak yakin yah???
salah perkiraan waktu mengenai semester ini... mengambil terlalu banyak... gawat...
harus merelakan waktu tidur n maen neh... ckckckckck....

ya udah...
semangat2....

~setiap hari terus berdoa untuk yang terbaik...
Nov 21

when it wont take your soul, it will drain your blood. FOR REAL!!

Posted by ash can: the second class people

  • hmm, baru2 ini gua donlot albumnya vampire weekend. dapet rekomen dari kaskus. katanya bagus. tapi pas gua dengerin ga nyangkut di kuping. well, enough said! gua pun akirnya beralih lagi dengerin THE CLASSIC CRIME dan USELESS ID! huahahaha
  • dapet rekomen dari diandra+erwanto, udah lama sih. lagunya jason mraz yang details in fabric. katanya bagus. pas gua dengerin EMANG BAGUS! pas gua dengerin lebih lanjut ternyata featuring James Morisson. penyanyi busuk yang nyanyi lagu keparat pieces dont fit in anymore. yah,pantes aja bagus!
  • lagi dengerin albumnya emery - while broken hearts prevail. *mampus lo title albumnya nusuk abis* tapi jangan salah! lo ga akan menemukan lagu yang mendayu2. track pertamanya aja langsung nge-gebrak *apa nge-gubrak* the smile, the face. gua pikir ini track kayak lagu jepang. tapi gatau juga. gua jarang dengerin lagu jepang! bagian yang gua suka pas vokalisnya tereak "I WAS NEVER GOING TO FALL!" *cool!*
  • yah, semenjak the mission in motion ngeluarin album The Window EP. gua jadi tertarik sama musisi2 dari ostrali, kayak the getaway plans, in fiction, sick puppies. tapi sayangnya mereka kurang ngegigit disini. kenapa ya?? padahal album mereka bagus lho! gpplah hanya orang2 beruntung kayak gua aja yang jadi pendengar mereka. HAHAHAHA *what a pity!*
  • kemaren gua donlot albumnya the adio sequence - follow the sun. GUA TEBAK MUSIK MEREKA KAYAK snowpatrol atau travis. tapi??



  • jadi tadi gua dapet kerjaan dari temen gua. buat *** orang. hmm, gua jadi kayak detektif2 keren yang ada di pilem2. HAHAHAHA  *ngaco abis!* well, kayaknya bakal SERU! so, lets see what will happen then! i cant wait!
  • hari ini jumat. kampus sepi! kuncung koq kayaknya makin dikit yang beredar. gua pengen kita ngumpul2 lagi. padahal kita kan pengen lulus. *KITA!*
Nov 21

Eits… kata siapa ngedesain website cuma perlu memikirkan sisi artistiknya saja. Kalau Anda berpikir seperti itu, Anda salah total! Kenyataannya ada banyak sekali aspek yang harus diperhatikan dalam mendesain sebuah halaman web. Mulai dari sisi usability-nya, consumer behaviour-nya, waktu penggunaannya dan lain sebagainya. Satu sisi yang ingin saya bahas lebih detail disini adalah sisi kultural alias sisi kebudayaan.

Baca lebih lanjut di: UnivindBlog - Desain website juga harus memperhatikan kebudayaan lho…

Tulis Komentarmu

Posted in ilmu2 IT, Uncategorized, web dan internet      
Nov 21

Eits… kata siapa ngedesain website cuma perlu memikirkan sisi artistiknya saja. Kalau Anda berpikir seperti itu, Anda salah total! Kenyataannya ada banyak sekali aspek yang harus diperhatikan dalam mendesain sebuah halaman web. Mulai dari sisi usability-nya, consumer behaviour-nya, waktu penggunaannya dan lain sebagainya. Satu sisi yang ingin saya bahas lebih detail disini adalah sisi kultural alias sisi kebudayaan.

Lho? apa hubungannya kebudayaan sama web desain? Tentu ada hubungannya. Kenyataannya, beda kebudayaan beda pula persepsi orang pada tampilan sebuah website. Contoh paling mudah adalah mengenai arah tulisan. Secara global, arah tulisan itu kan biasa dibaca dari kiri ke kanan. Tapi pada kebudayaan arab, arah tulisan itu dari kanan ke kiri. Perbedaan ini akan memberikan pengaruh tersendiri pada pengunjung website kita. Jika sang pengunjung tidak terbiasa dengan arah tulisan tersebut misalnya. Maka kedepannya, website kita tidak akan lagi dikunjungi oleh pengunjung tersebut.

Contoh lainnya sebenarnya banyak. Misal, persepsi masing-masing budaya terhadap warna itu berbeda-beda. Warna merah di Spanyol bisa diartikulasikan secara berbeda dengan warna merah di negeri Cina. Penggunaan animasi juga berbeda-beda pandangannya pada setiap lokasi/kebudayaan.

Saya menemukan sebuah makalah online yang membahas mengenai hal ini (itu makanya saya nulis tentang bginian ^^). Kalau ingin baca papernya silahkan klik disini. Paper itu merupakan hasil riset dari para penulisnya tentang behaviour yang dimiliki oleh web desainer dari Singapura dan Australia. Sang penulis membagi dua tipe user dalam sisi penerimaan mereka terhadap desain web, yaitu: Kolektivis dan Individualis. User kolektivis adalah user yang menyukai tampilan web yang standar-standar saja. Sama seperti kebanyakan web yang ada saat ini. Sementara individualis lebih menginginkan tampilan website yang bisa mereka kontrol sendiri untuk melakukan kustomisasi dan personalisasi. Pada paper tersebut disebutkan bahwa web desainer dari Singapura merupakan representasi user kolektivis sementara web desainer Australia merupakan representasi user individualis. Inilah tabel hasil risetnya. Silahkan dibaca :)

Karakteristik

Sikap pengembang web

Singapura

Australia

Penggunaan warna

Menggunakan skema warna tertentu (tergantung pilihan perusahaan)

Perusahaan tidak mempedulikan preferensi warna

Representasi gambar

Logo perusahaan sangat penting

Prestise perusahaan lebih penting daripada sekedar logo

Penggunaan simbol

Tidak ada skema tertentu

Tidak ada skema tertentu

Penggunaan animasi

Elemen penting

Elemen yang tidak terlalu penting

Penggunaan gambar

Sangat sering dipakai

Lebih banyak menggunakan teks

Fungsionalitas website

Pelanggan bukan pertimbangan utama

Reaksi pelanggan berpengaruh besar bagi desain

Jadi, intinya… kalau mau mendesain sebuah website, apalagi websitenya bersifat global. Coba buat banyak tampilan yang bisa terkustomisasi untuk masing-masing wilayah dengan kebudayaannya masing-masing.

Share/Save/Bookmark

Possibly Related posts:

  1. Desain website juga harus memperhatikan kebudayaan lho…
  2. Bukan cuma pemimpin yang harus baik, kita juga harus baik!
  3. Harus diapakan Suharto

Nov 21

kenapa?

Posted by Anita

Kenapa ada saat-saat masa yang sudah berlalu begitu lama… namun masa itu tak pernah terlupa Tak pernah terlupa walau tak ada gambar yang bisa dilihat, tak ada video yang bisa ditonton, tak ada media apapun yang bisa digunakan untuk mengenangnya Namun gambaran akan peristiwa itu benar-benar terekam kuat dalam ingatan… hingga bertahun-tahun lamanya… seperti baru terjadi kemarin [...]
Nov 20

“Global Day of Action on Climate

Posted by akeminissa

Hari Sabtu, tanggal 6 Desember 2008 pukul 08.30-12.00 WIB di Bundaran HI, Jakarta, Sarekat Hijau Indonesia (SHI) bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menggelar Hari Aksi Global untuk Keadilan Iklim. Agenda kegiatan meliputi: Melukis, Mengusung dan Deklarasi Bumi Baru. Kode gambar: <a href="http://timpakul.hijaubiru.org/globalblogday" target="blank" title="Global Blog Day of Action on Climate"><img src="http://timpakul.hijaubiru.org/wp-content/photos/shi-gda0.png" alt="global blog day of action [...]
Nov 20

Another Crap

Posted by sagi

oragne

Orange-kun merupakan most popular crap di /a/ pada tahun 2006.

but, hey Internet, I can make a crap for me too :

current crap :
#mv a5 b2
#ln -s b2 blue-ranger

“let’s sub blue-ranger”

~and also this post is just a crap

Nov 20

Bingung..

Posted by berna

Kenapa selalu karena gw acara jalan2 kluarga jadi.. ya begitulah.. apa ya namanya?? ga nemu kata-katanya saat ini.. hah. dah berapa kali ya seperti ini?? bingung.. mo pulang cepet juga jadi males.. tadi suaranya sudah menunjukan kekecewaan.. memang.. ketika gw sudah merancang segala sesuatunya dengan penuh pertimbangan malah jadi sedikit 'ancur'.. pertama pas gw bilang perginya minggu ini,
Nov 20

kualitas diri

Posted by heningsept


hmm… ada orang.. yang jujur, amanah, profesional, baik, bijaksana, pintar, cerdas, menghormati dan menghargai orang lain..

tapi.. males sholat.. sekuler.. ga menerapkan agamanya di dalam hidupnya..

oww.. sayang sekali.. dia sangat menjunjung tinggi etika kepada sesama manusia, tp tidak beretika kepada Tuhannya.. dia sangat disukai manusia, tp disukai Tuhan? belum tentu ya..

maaf kalau ada yg tersinggung

tapi kita ini nothing tanpa Tuhan. Kita bisa hidup, bernafas, berjalan, belajar, makan, bicara, mendengar, melihat, beraktifitas, semuanya karena Allah yang mengizinkan. bisa aja kita dilahirkan cacat, bisa aja kita gak bisa ngeliat, bisa aja kita gak bisa makan. tapi engga kan, Allah malah ngasih semua nikmat ini.

well.. sehebat2nya manusia, yg menentukan kualitas dirinya bukan cuma seberapa ganteng/cantiknya dia, bukan pinter enggaknya, bukan kaya atau miskinnya, bukan seberapa bermanfaatnya dia. tapi juga dari seberapa sadarnya dia bahwa dia tu cuma ciptaan Allah, yang asalnya dari air yg hina, yang ke mana2 bawa2 kotoran dalam perutnya, yang ntar2 juga baliknya ke dalam tanah, yang kalo Allah menghendaki aja, dalam satu kedipan mata dia bisa langsung jadi seonggok jasad gak bernyawa. ga bisa kita sombong di hadapan Allah. ga bisa…

jadi… untuk orang itu… semoga dapet hidayah ya.. :)

      
Nov 20

No title

Posted by icetea

Orangtua mana yang tidak menginginkan yang terbaik untuk anak-anak mereka?

Orangtua mana yang tidak membagi kasih sayangnya sama rata ke semua anaknya?

Orangtua mana yang tidak pernah mendoakan anak-anak mereka?

Heran, kenapa masih saja ada anak yang merasa tidak diperhatikan padahal perhatian orangtuanya sudah sama rata ke semua anaknya bahkan ke cucunya. Memang mereka bukanlah orangtua yang pandai menunjukkan rasa sayang mereka dengan tindakan, tapi ku sangat yakin mereka tidak pernah lupa menyebutkan nama anaknya dalam doa-doa mereka. Bahkan mereka tidak pernah alpa untuk bangun malam dan sholat demi mendoakan kebaikan anak-anaknya.

Tapi kenapa ada yang tidak mengerti akan hal itu? Kenapa bersikap egois, merasa tidak diperhatikan sebagai anak tengah? Kenapa? Padahal perhatian dan kasih sayang yang mereka berikan kurasa sama ke setiap anaknya.

Bukankah dengan kejadian ini dy seharusnya bisa berpikir betapa sayangnya orangtua terhadapnya? Ya Allah, Bukakanlah pintu hatinya…

~bingung mau ngasi judul apa

Nov 19

Melepas Kepergian Sang Ayah

Posted by ginanjarck

Alhamdulillah, tahun ini ayah saya kembali ditakdirkan untuk pergi ke tanah suci makkah. Mirip seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini pun ayah saya berangkat dalam rangka mengemban tugas sebagai kepala tim kesehatan rombongan jama’ah haji pada sebuah biro travel haji. Beliau bertanggung jawab terhadap kesehatan jamaah. Iklim Arab Saudi yang sangat berbeda dengan Indonesia, padatnya rangkaian kegiatan, ditambah rata-rata usia jamaah yang tak bisa dibilang muda lagi plus banyaknya jumlah jamaah semakin mengokohkan betapa besar dan tidak main-mainnya amanah yang beliau emban. Namun saat melepas kepergiannya, tak tersirat sedikit pun dalam wajahnya keraguan, kelemahan, atau pun ketakutan. Sebaliknya adalah wajah penuh ketenangan, kemantapan, dan keikhlasan. Saya dan keluarga hanya dapat berdoa semoga ayah senantiasa dirahmati Allah, dianugerahi kesehatan selalu, dimudahkan segala urusannya, dilancarkan tugasnya dalam mengemban amanah, diberikan kekuatan tiada tara, serta dilapangkan dada dan pikirannya.

Pada senin malam 17 November 2008, ba’da isya, menjadi hari keberangkatan ayah beserta rombongan. Kami mengantarkan beliau ke Halim Perdana Kusuma, tempat berkumpul dan ceremony pelepasan rombongan sebelum bertolak ke Bandara Soekarno-Hatta. Inilah detik-detik melepas kepergian sang ayah yang kami cintai…

dsc00561.JPG dsc00564.JPG dsc00571.JPG dsc00584.JPG
1.Berfoto dulu selepas magrib di masjid ANTAM 2.Masih di masjid ANTAM 3.Mengobrol sejenak sebelum ceremony. Lokasi sudah di masjid Halim Perdana Kusuma 4.Ayah dipeluk Ua, kakak dari ayah
       
dsc00594.JPG dsc00615.JPG dsc00613.JPG dsc00610.JPG
5.Lagi-lagi foto lagi. Kini lokasi di masjid Halim Perdana Kusuma. 6.Saat ceremony. Bersama para pemimpin rombongan. 7.Saat ceremony. Ayah menerima secara simbolis koper obat dari pihak travel. 8.Jamaah khusyu mendengarkan penjelasan dan arahan.
       
dsc00629.JPG dsc00631.JPG dsc00634.JPG dsc00643.JPG
9.Mom and Dad. Berduaan sebelum berangkat. Di dalam masijd. 10.Ayah dan keluarga. Setelah ceremony di masjid. 11.Melangkah meninggalkan masjid menuju Bus. 12.Sudah ada di Bus. Menyapa lagi Ibu.
       
dsc00649.JPG dsc00646.JPG dsc00640.JPG dsc00655.JPG
13.Ini dia wajah ayah dari dekat. 14.Menatap keluar jendela, keluarga yg ditinggalkan. 15.Sebentar lagi berangkat euy… 16.Akhirnya berangkatlah. Lambaian tangan Ibu mengiringi kepergian Bus.
       
dsc00606.JPG      
17.Pada akhirnya, selamat jalan calon jamaah haji. Smoga menjadi haji yg mabrur.      
Nov 19

NB: Tutorial ini juga di publikasikan di IlmuGratisan.com

Jalur masuk virus dari flash disk ke komputer yang pertama adalah aktifnya autorun. Umumnya, virus mengubah isi autorun.inf sehingga bila autorun aktif, file tersebut akan mengaktifkan virus.

Alhasil, tatkala flash disk terdeteksi oleh komputer maka saat itulah autorun.inf milik si flash disk, yang sudah terinfeksi virus, akan mengaktifkan virus di flash disk dan menularkannya ke komputer kamu. Jadi, pertahanan pertama untuk serangan pertama adalah menonaktifkan autorun.

Ada banyak cara mematikan autorun. Cara mematikan autorun untuk sementara adalah tahan tombol Shift ketika memasukkan flash disk. Insya Allah autorun akan mati sementara dan akan hidup lagi ketika kamu melepas tombol Shift. Okey, selanjutnya kita akan membahas langkah-langkah, tutorial, tips bagaimana mematikan autorun:

Tutorial Bagaimana Mematikan/menonaktifkan autoran (metode I):

1.  Klik tombol Start >> Run
mematikan-autorun-windwos1

2. Ketik “regedit” (tanpa petik). Maka akan terbuka registry editor window.

3. Masuk ke HKEY_CURRENT _USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
mematikan-autorun-windwos2

4. Pada kolom sebelah kanan, klik kanan NoDriveTypeAutoRun. Lalu klik “Modify“.
mematikan-autorun-windwos3

5. Ganti isi kolom value data menjadi “ff” (tanpa petik) untuk menonaktifkan autorun pada drive. Klik Ok.
mematikan-autorun-windwos4

6. Kemudian, masuk ke HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer. Lalu lakukan hal yang sama seperti sebelumnya.
mematikan-autorun-windwos5

7. Tutup registry editor window, lalu restart komputer.

===============================================

Tutorial Bagaimana Mematikan/menonaktifkan autoran (metode II):

1. Buka registry editor window (sama dengan di atas)

2. Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE_\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\CDRom
mematikan-autorun-windwos6

3. Lihat kolom sebelah kanan, klik ganda pada AutoRun maka akan muncul jendela Edit DWORD Value.
mematikan-autorun-windwos7

4. Pada jendela Edit DWORD Value, ganti value data menjadi 0 untuk menonaktifkan/mematikan autorun.

5. Restart komputer.

Okeh, sekian tutorial langkah-langkah bagaimana menonaktifkan/mematikan autorun.
Semoga bermanfaat.

Beri Komentar.